Senin, 24 September 2018

Cara Mengurangi Dampak Radiasi Ponsel

Isu mengenai dampak buruk penggunaan ponsel dalam jangka panjang memang bukan hal baru. Berbagai macam potensi gangguan kesehatan yang disebabkan oleh radiasi ponsel seperti gangguan mental, kanker, hingga masalah reproduksi.

Penyebabnya tak lain adalah radiasi Radio Frequency (RF). Radiasi RF memancarkan radiasi yang dikeluarkan oleh ponsel saat dalam keadaan aktif. Biasanya, radiasi ini muncul karena ponsel tengah mencari sinyal. 

Radiasi RF dalam jangka panjang disinyalir dapat menganggu sistem kekebalan jaringan otak sehingga berpotensi menyebabkan kerusakan otak secara permanen.

Walau sudah mengetahuinya, banyak orang sudah terlanjur tidak bisa lepas dari ponsel. Sebab kebutuhan manusia akan informasi menjadikan ponsel masa kini sebagai kebutuhan primer manusia.

Meski tidak bisa hidup jauh dari ponsel, Anda masih bisa mengunakan ponsel dengan bijak. Tujuannya agar dampak buruk dari penggunaan ponsel berkurang. Lantas, langkah apa saja yang harus dilakukan untuk mengurangi dampak buruk penggunaan ponsel?

Berdasarkan informasi Departemen Kesehatan California yang dihimpun dari The Independent, Selasa (26/12/2017), berikut cara yang dapat dilakukan pengguna ponsel untuk mereduksi dampak buruk radiasi ponsel jangka panjang.

1.Gunakan headset saat menelepon

Ketika sedang menelepon, lebih baik gunakan headset. Sebab saat melakukan panggilan, ponsel akan lebih banyak mengeluarkan radiasi dari sinyal RF .

Jika hal ini terjadi secara berkala, bukan tidak mungkin radiasi dari ponsel bisa memicu kerusakan pada jaringan otak.

2. Berkomunikasi lewat teks

Selain lebih murah, berkomunikasi lewat pesan teks disebut lebih aman dibandingkan dengan saat melakukan panggilan secara langsung. Sebab, radiasi yang dikeluarkan lebih sedikit.

Selain itu, posisi ponsel saat mengetik pesan teks berada lebih jauh dari tubuh, sehingga radiasi yang diterima akan lebih kecil.

3. Hindari mengantongi ponsel

Meski tidak digunakan, ponsel akan terus memproduksi radiasi RF. Untuk itu, lebih baik pengguna tetap menjaga jarak dengan ponsel saat digunakan.


Jika sedang melakukan perjalanan, jangan letakkan ponsel di saku celana. Letakkanlah ponsel di tempat yang lebih jauh, seperti ransel atau wadah bawaan lain.

4. Jangan gunakan ponsel saat lemah sinyal

Saat sinyal lemah, indikator pada posisi satu bar, radiasi yang ditimbulkan akan lebih besar. Alasannya, sinyal RF yang dikeluarkan oleh ponsel lebih besar ketika sinyal dalam keadaan lemah.

Jika memang tidak dalam kedaan darurat, lebih baik membiarkan ponsel tersimpan atau bahkan matikan ponsel ketika sinyal dalam keadaan lemah.

5. Kurangi penggunaan ponsel di kendaraan

Menggunakan ponsel dalam kendaraan yang bergerak cepat ternyata merupakan tindakan kurang bijak. Sebab saat bergerak, ponsel akan menangkap sinyal dari tower satu ke tower lain, sehingga memicu ponsel mengeluarkan sinyal RF lebih banyak.

6. Musik dan video offline

Jika ingin mengurangi dampak radiasi ponsel, lebih baik mengunduh (download) file yang diinginkan, barulah menonton video atau mendengarkan musik secara offline.

Untuk lebih meminimalisir radiasi ponsel, mode penerbangan (flight mode) bisa diaktifkan sebelum menonton video atau mendengarkan musik offline, karena sinyal sudah tidak dibutuhkan.

7. Jangan letakkan ponsel dekat kepala saat tidur

Meski tidak digunakan, ponsel akan terus mencari sinyal yang memicu radiasi. Jika ingin tidur dalam keadaan ponsel menyala, jangan pernah letakkan ponsel di dekat dengan kepala.

Lebih baik lagi jika menon-aktifkan ponsel ketika tidur. Saat membutuhkan alarm ponsel, pengguna bisa mengaktifkan flight mode atau meletakkannya di meja yang jauh dari tubuh.

8. Lepas headset

Meski jumlahnya tidak begitu besar, headset yang tersambung dengan ponsel ternyata juga mengeluarkan radiasi, terutama jenis headset bluetooth. Karena itu, pengguna ponsel disarankan melepas headset jika tidak digunakan.

Senin, 10 September 2018

7 Tips Liburan dari Para Pramugari Pesawat

Bepergian menjadi bagian dari pekerjaan seorang pramugari. Berbaga kota dan negara disambangi oleh pramugari, Lewat pengalaman bepergian dengan frekuensi tinggi, pramugari punya beberapa kiat agar nyaman saat melancong. Simak tujuh saran bepergian dari para pramugari dunia berikut:

1. Mau Diutamakan Pramugari? Jangan Duduk di Depan

Selain duduk di kursi kelas utama, ada kiat lain agar lebih cepat mendapat pelayanan pramugari seperti makan dan minum. Rahasianya, duduk di belakang.

"Alasannya sederhana, kami cenderung menghindari panggilan bagian depat pesawat. Sebab jika permintaan satu dipenuhi, penumpang di bagian belakang melihat dan akan mengikuti. Menjadi masalah karena pesawat tidak memiliki vodka esktra, bantal, penyumbat telinga, atau waktu pelayanan di penerbangan pendek," kata seorang pramugari.

2. Menjauhlah dari Keranjang Bayi Saat di Pesawat

Ada bagian khusus yang disebut 'bulkheads' (sekat atau dinding pemisah di pesawat). Pada bagian tersebut ada basin khusus bayi tempat khusus bagi anak di bawah usia satu tahun.

3. Datang ke Pintu Keberangkatan Lebih Awal

Ada beberapa maskapai yang menawarkan naik kelas di penerbangan dengan harga diskon. Terkadang kelas utama yang ditawarkan. Pengumuman ini biasanya dilakukan di pintu keberangkatan dan pada detik-detik terakhir. Ingat, tidak semua maskapai memberlakukan hal ini.

4. Berbusana yang Pantas

Percayakah ternyata penampilan berpengaruh kepada keberuntungan? Saran seorang pramugari berbusanalah dengan nyaman dan klasik saat terbang, karena siapa tahu ditawari kursi kelas utama yang kosong. Mengapa yang berbusana baik yang ditawarkan? Jawabannya beberapa maskapai memiliki aturan berpakaian pantas untuk duduk di kursi kelas utama.

5. Hindari Naik Pesawat Saat Flu

Seorang pramugari pernah terbang saat flu dan berakhir buruk. Pendengarannya terganggu selama satu minggu dan telinganya sakit.

6. Hindari Jetlag

Untuk menghindari efek penerbangan jarak panjang dan zona waktu yang berbeda (jetlag), seorang pramugari melakukan ritual sebelum tidur. Jauhi handphone satu jam sebelum tidur, minum segelas teh, dan membaca buku.

7. Bawa Barang Tidak Perlu Terlalu Banyak

Manfaatkan laundry ekspres di hotel, setrika pakaian dengan catokan rambut, dan selalu gulung pakaian sebelum masuk tas atau koper agar lebih banyak tempat lapang tersedia.