Senin, 29 Oktober 2018

Cara Untuk Memiliki Pikiran Sehat dan Lebih Bahagia

Dalam sehari, waktu yang kita habiskan untuk mengkonsumsi media mungkin lebih dari 3 jam. Mulai dari mengakses media sosial, chat messanger App untuk mengatur jadwal kerja, hingga membaca berita politik yang bisa bikin kepala pening.

Hal-hal itu bisa membuat pikiran kita menjadi lelah dan stres. Itu sebabnya banyak orang tertarik melahirkan pikiran sehat, daripada menyehatkan diri secara fisik, agar hidup kita lebih tenang dan bahagia.

Studi yang dilakukan Bidvine kepada lebih dari 1.500 warga Inggris, sepertiganya menyatakan ingin memperbaiki kesehatan mental mereka di 2018 ini. Hanya seperlimanya yang mengungkapkan lebih ingin menurunkan berat badan di 2018.

Melahirkan pikiran sehat bisa jadi satu resolusi tahun baru yang kita wujudkan. Walau sudah masuk minggu kedua di tahun 2018, ada banyak cara yang bisa kita lakukan untuk belajar mengistirahatkan pikiran dan memiliki kondisi mental yang sehat. Coba ikuti langkah-langkah sederhana berikut:

1. Tidur cukup

Penelitian Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengidentifikasi adanya wabah kekurangan tidur yang dialami sedikitnya dua pertiga orang dewasa di negara berkembang. Orang modern rata-rata tidur kurang dari 8 jam setiap malam, kurang dari rekomendasi para ahli.

Kurang tidur bisa membawa gangguan mood jangka panjang, seperti gelisah dan depresi. Puncaknya, bisa berdampak pada kesehatan fisik.

Pakar Neurologi, Profesor Matthew Walker dalam buku "Why We Sleep" menjelaskan bahwa banyak orang tidak menyadari kalau gangguan fisik yang dialami sebenarnya gara-gara kurang tidur.

2. Jangan terlalu banyak khawatir

Jangan terlalu banyak mengkhawatirkan hal-hal yang belum terjadi. Dalam buku "The Worry Cure" yang ditulis oleh Dr Robert L. Leahy, diungkapkan bahwa 85 persen hal yang kita khawatirkan, justru tak pernah benar-benar terjadi. Padahal, stres kronis terkait dengan depresi berat.

Lalu bagaimana menghilangkannya? Terapi dengan psikolog bisa menjadi pilihan, hanya saja biayanya mahal. Pada intinya, coba lah untuk melatih pikitan dan berpikir bahwa menjalani kehidupan tidak seberat kekhawatiran kita selama ini.

3. Berhenti diet

Obsesi pada berat badan merupakan salah satu sumber ketidakbahagiaan. Situs berita Qz memberitakan bahwa mereka yang mengapresiasi tubuh mereka dan mengabaikan bentuk tubuh cenderung memiliki kesehatan mental lebih baik, lebih aktif secara seksual (lebih banyak mengalami orgasme) dan memiliki hubungan romantis yang lebih bahagia.

Jika memang serius ingin menurunkan berat badan, maka lakukan lah diet seimbang dan olahraga rutin, daripada memaksa melakukan diet ketat dan tak berlangsung jangka panjang. Targetnya bukan memiliki tubuh yang langsing, tapi sehat.

4. Perdalam hobi

Intinya, carilah hal-hal yang seru dan bisa membuat bahagia, sehingga bisa berdampak pada mood. Misalnya membaca, atau bergabung dengan komunitas hobi. Menulis soal pengalaman traumatis juga bisa membantu penyembuhan emosional. Sedangkan kegiatan berbau seni, bisa membantu menghilangkan penat dari pekerjaan sehari-hari, mengurangi emosi negatif serta kecemasan.

5. Batasi penggunaan teknologi

Pakar kesehatan mental dan teknologi meyakini bahwa informasi yang tersebar di media sosial seperti Twitter bisa menjadi mengerikan jika tidak dipilah secara baik. Sedangkan Instagram bisa memberi dampak buruk pada kebiasaan tidur, persepsi bentuk tubuh, takut ketinggalan tren, bullying, serta menimbulkan perasaan cemas, depresi dan kesepian.

Meski begitu, ada juga beberapa dampak baik dari teknologi. Terlebih jika kita tinggal di daerah terpencil dan bergantung pada teknologi untuk kerja dan kehidupan sosial.

Agar lebih bijak dalam penggunaan teknologi, kita bisa mengatur waktunya. Misalnya tidak mengintip ponsel saat jam makan atau sejam sebelum tidur, mematikan notifikasi, hingga membuat rencana liburan tanpa ponsel.

Senin, 15 Oktober 2018

Inilah Bandara Memiliki Desain Terindah Dunia

Saat ini, bandara telah mengalami ekskalasi dari segi desain sehingga menyediakan fungsi dan inspirasi.

Bandara berdesain tinggi sekarang tersebar di seluruh dunia, dengan perusahaan desain dan arsitektur besar seperti Foster + Partners, SOM, dan Grimsha.

Mereka harus menghadapi tantangan dalam upaya pemindahan jutaan orang melalui ruang-ruang dengan cara lebih aman dari sebelumnya.

Untuk mengetahui arah desain bandara, berikut 10 bandara dengan desain terindah yang saat ini beroperasi di seluruh dunia.

1. Bandara Baku Heydar Aliyev

Terletak di ibu kota Azerbaijan, terminal Bandara Internasional Heydar Aliyev dilengkapi dengan kepompong kayu raksasa yang dirancang oleh studio arsitektur Turki, Autoban.

Cahaya mengalir melalui dinding kaca eksternal cekung, dan setiap rumah kepompong menyimpan kafe, bar, toko, dan fasilitas, seperti area bermain anak-anak. Pola berlian di lantai atrium meniru kulit kayu dari kepompong.

Bandara ini bisa menampung lebih dari 5 juta penumpang setiap tahunnya.

2. Bandara Denver

Arsitektur bandara di Amerika Serikat sering meninggalkan banyak hal yang diinginkan, namun tenda-tenda yang tertutup kain Denver adalah sorotan di lautan desain yang membosankan.

Dirancang oleh Arsitek Fentress untuk meniru Pegunungan Rocky Colorado yang tertutup salju, tenda-tenda terlihat mencolok setiap saat sepanjang hari - namun cahaya lembut mereka saat matahari terbit dan terbenam sangat menawan.

Konstruksi tersebut baru-baru ini menambahkan Hotel Westin baru ke bandara, dan wisatawan juga dapat naik kereta api langsung dari bandara ke pusat kota Denver.

3. Bandara Madrid Barajas

Terletak hanya 12 kilometer dari pusat ibukota kota Spanyol, Bandara Barajas direnovasi pada 2006 berkat rancangan arsitek Richard Rogers yang menggandakan ukuran bandara.

Struktur atap berbentuk gelombang yang tidak biasa ini didukung oleh "pohon" sentral yang menekankan atap untuk memberikan cahaya alami di tingkat atas terminal.

Nuanasa merah cerah dan kuning menawarkan "selamat datang" yang berbeda dari standar abu-abu dan putih yang digunakan dalam skema warna bandara.

Sementara atapnya juga menyediakan keteduhan yang sangat dibutuhkan untuk mengatasi musim panas yang panas di Madrid.

4. Bandara Kansai

Dibuka pada 1994 untuk mengurangi kepadatan penduduk di Bandara Osaka, Bandara Kansai dirancang oleh arsitek Italia Renzo Piano.

Bandara ini dibangun di sebuah pulau buatan di Teluk Osaka dan menjadi bandara "samudra" pertama di dunia serta dapat menangani 100.000 penumpang per hari.

Terminal terpanjang di dunia pada saat dibangun dengan bentang 1,7 kilometer ini memiliki 42 gerbang kos dan sebuah atap melengkung besar yang berbentuk seperti airfoil.

Struktur ini dirancang khusus untuk menangani gempa yang sering terjadi di Jepang. Hanya empat bulan setelah pembukaan, bandara tersebut selamat dari gempa Kobe 6,9 dengan kerusakan minimal.

5. Bandara Beijing

Pada dua mil panjang, Terminal 3 dari Bandara Beijing adalah salah satu bangunan terbesar di dunia.

Dibuka untuk Olimpiade 2008, struktur ini memiliki desain yang mencolok. Arsitek Foster + Partners menggunakan skema warna tradisional China dari bentuk merah dan kuning serta simbol naga untuk merayakan sejarah dan budaya China.

Pembangunan terminal dan pusat transportasi bersama-sama mencakup area seluas 1,3 juta meter persegi dan dirancang untuk menampung 50 juta penumpang setiap tahun pada tahun 2020.