Minggu, 28 Juli 2019

Penyebab Gatal Alergi yang Sering Datang saat Musim Hujan

Berbagai macam penyakit mulai banyak muncul disaat musim hujan, seperti asma dan eksim. Faktor lain yang memperburuk gatal alergi adalah bekas garukan kulit bisa merusak epidermis yang kemudian menjadi tempat berkembang biaknya jamur dan bakteri.

Cuaca ini juga menyebabkan kaki berkeringat dan sepatu yang basah serta lengket hingga menimbulkan alergi. Bahan kimia semisal zat pengikat, lem, perekat, bahan perawatan di sepatu karet atau plastik yang bereaksi dengan air dapat menyebabkan dermatitis kontak. Berikut ini beberapa alergi yang kerap muncul di musim hujan.

Alergi pakaian dan sepatu
Sangat umum pakaian dan sepatu basah saat musim hujan, dan menjadi sarang alergi. Pakaian sintetis memiliki bahan kimia dan saat mereka cenderung bergesekan dengan tubuh, itu akan menjadi alergi. Itulah sebabnya kenapa banyak orang mengeluh gatal di musim hujan.

Jas hujan dan jaket, serta sarung tangan yang terbuat dari bahan sintetis juga dapat menyebabkan alergi apabila bersentuhan dengan kulit. Alergi ini dapat menimbulkan infeksi jamur, khususnya di lipatan tubuh, seperti di dalam siku ataupu pada bagian belakang lutut.

Jamur
Jamur tumbuh subur di area  sumber makanan dan air. Mereka dapat tumbuh di dinding yang basah, rongsokan di rumah, dan juga karpet tebal. 

Jamur, yang meningkat selama musim hujan, diketahui akan menyebabkan berbagai masalah alergi pada musim hujan, seperti alergi kulit, rhinitis, dan asma.

Infeksi jamur
Kurap dan kaki atlet adalah infeksi jamur umum saat musim hujan. Alasan lain adanya peningkatan infeksi jamur yaitu tingginya jumlah keringat saat musim hujan. Keringat tidak cepat kering mengingat kadar air di udara terlalu tinggi. Kehadiran garam pada kulit mengiritasi kulit, dan pertumbuhan jamur sangat cepat di daerah tersebut dan dapat menyebabkan gatal, serta kemerahan.

Folikulitis
Ini adalah infeksi bakteri yang mempengaruhi folikel rambut. Karena seluruh tubuh ditutupi dengan rambut sebagai bentuk perlindungan untuk kulit. Saat keringat dan polutan bersentuhan dengan kulit, jerawat yang ada di dalam folikel rambut pecah. Folikulitis dapat muncul pada punggung bagian atas, lengan, paha, daerah dahi.

Dokter kulit kosmetik dan ahli bedah kulit menyarankan beberapa sederhana menjaga kulit tetap segar. Di antaranya, hindari makanan berminyak, pedas, dan berminyak, olahraga dengan baik, cuci muka setiap kali pulang dari luar, pisahkan handuk dan barang-barang, bersihkan dan keringkan kaki dengan baik jika terkena air hujan.

Cara Mengatasi Gatal Alergi

Jangan digaruk
Pertolongan pertama yang paling tepat saat muncul rasa gatal karena alergi adalah jangan menggaruknya. Rasa gatal karena alergi memang sangat mengganggu dan pasti membuat Kamu ingin segera menggaruknya. Namun jangan lakukan hal ini untuk kebaikan kulit Kamu. 

Gunakan salep atau krim pereda gatal
Salep atau krim dengan kandungan hidrokortison akan meredakan atau mengurangi gatal karena alergi yang Kamu derita.

Mandilah dengan air dingin
Mandi dengan air dingin dapat mengurangi ruam pada kulit atau Kamu bisa juga menggunakan kompres air dingin pada kulit yang gatal karena alergi. Lalu, keringkan kulit memakai handuk bersih kemudian gunakan pelembap. Jangan pernah mandi dengan air hangat karena hal itu dapat memperparah gejala alergi kulit.

Gunakan pakaian yang longgar dan lembut
Pakaian yang ketat dapat memperburuk rasa gatal pada kulit. Kamu bisa memakai pakaian dari bahan katun yang dingin dan nyaman di kulit. Hindari juga pakaian berbahan wol karena dapat memperparah gatal karena alergi Kamu.

0 komentar:

Posting Komentar