Selasa, 06 Agustus 2019

Vape
sumber: vapor.id
Apa rasa aroma vape yang kamu sukai? Iya, gaya hidup anak muda saat ini memang tidak bisa terlepas dari penggunaan vape. Vape sendiri dapat dengan mudah kamu kenali sebagai rokok elektrik. Memiliki fungsi yang sama untuk menyalurkan hobi, vape mampu memberikan kesan berbeda dengan pilihan rasa yang bisa kamu pilih. Selain itu, kamu juga bisa memilih jenis vape pen yang cocok untuk kamu.

Pilihan jenis vape yang bisa kamu pilih

Sebelum memilih pilihan rasa yang dihasilkan vape, pertama-tama kamu bisa memilih salah satu dari tiga jenis vaporizer. Vaporizer adalah alat yang digunakan untuk memanaskan cairan vape. Setiap jenis tentu memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Nah, berikut adalah ketiga jenis vaporizer untuk kamu pilih.

1. Jenis pen vaporizer

Pen vaporizer
sumber : gpen.com
Jenis vape pen yang pertama adalah jenis pen. Vaporizer yang satu ini dapat kamu kenali dengan ciri-ciri berupa bentuk yang menyerupai pen atau pulpen. Dengan vaporizer tersebut, bisa dihasilkan uap sesuai rasa yang kamu pilih setelah proses pemanasan cairan vape. Proses pemanasan cairan vape dapat dilakukan menggunakan salah satu dari dua elemen pemanas di bawah ini.

Pertama, bernama atomizer. Elemen pertama ini digunakan untuk memanaskan bahan yang mengandung bahan nikotin sesuai dengan cairan vape yang kamu pakai. Tank kecil yang berada di dekat atomizer ini adalah tank yang berfungsi sebagai wadah untuk bahan yang akan dipanaskan. Kalau kamu menggunakan jenis ini, segera ganti atomizer apabila sudah berkurang kualitasnya.

Elemen pemanas yang kedua bernama cartomizer. Dapat dikatakan bahwa elemen pemanas ini adalah gabungan dari catridge dan atomizer, sehingga proses pemanasan dilakukan secara sentuhan langsung antara elemen pemanas dengan bahan yang dipanaskan.

Keunggulan dari vape jenis pen ini adalah memiliki ukuran yang relatif kecil, sehingga praktis untuk dibawa ke mana saja. Paling cocok untuk anak muda yang tidak ingin gaya simple tetapi tetap elegan. Namun yang perlu kamu perhatikan adalah bahwa kedua elemen pemanas tersebut dapat dinyalakan dengan menggunakan baterai berkapasitas tegangan kurang lebih 3,7 V.

2. Jenis vape portable

Jenis vape portable
sumber : pinterest.com

Jenis vape portable juga memiliki nama lain yaitu handheld vaporizer. Jenis handheld vaporizer ini adalah vaporizer yang memiliki ukuran di atas vaporizer pen, tetapi masih bisa dimasukkan ke dalam saku. Cocok bagi kamu yang ingin mencoba gaya baru untuk di pamerkan ke teman-teman kamu.

Aroma yang dihasilkan oleh vapor portable pun lebih harum, sehingga lebih puas ketika memakainya. Hal ini dikarenakan elemen pemanas yang dipasang pada vapor jenis ini tidak bersentuhan langsung dengan cairan vape yang dipanaskan. Satu lagi keunggulan dari jenis ini adalah vaporizer memiliki kemampuan untuk menekan jumlah asap yang dikeluarkan.

Untuk kapasitas uap yang bisa dihasilkan, hal ini dipengaruhi oleh daya baterai yang terpasang, banyaknya elemen pemanas yang terpasang, dan juga komposisi cairan vape yang dipanaskan. Vape portable sendiri sudah memiliki elemen pemanas berkualitas dan baterai yang dapat bertahan 2-3 jam bahkan bisa lebih. Nah, kamu cukup tentukan cairan vape yang sesuai dengan selera kamu.

3. Vape desktop

Vape desktop
sumber : youtube.com
Dan jenis vaporizer yang ketiga adalah vaporizer dengan jenis desktop. Vaporizer jenis ini hanya bisa ditemukan di rumah atau tempat khusus lain yang memang terdapat vaporuzer desktop di dalamnya. Hal ini dikarenakan vapor jenis desktop memiliki ukuran cukup besar yang membuatnya sulit dibawa kemana-mana. Selain itu, penempatan vapor ini harus pada tempat yang permukaannya datar.

Untuk menyalakan vape desktop, kamu juga harus menyediakan energi untuk vapor yang stabil. Walaupun begitu, kenikmatan maksimal dapat kamu dapatkan dari vapor jenis ini. Rasa yang dihasilkannya lebih tajam, uang yang dihasilkan juga lebih banyak. Kamu tentu saja bisa memilih vape jenis ini untuk mendapatkan kenikmatan maksimal dari hobi menggunakan vape.

Perhatikan kandungan uap pada vape pen

Hobi menggunakan vape pen telah menjadi gaya hidup yang banyak dilakukan oleh anak muda. Mungkin banyak yang menganggap bahwa vapor memberi dampak buruk yang sedikit untuk kesehatan tubuh. Tetapi, ternyata kandungan uap vapor memiliki kandungan non partikel beracun yang bisa menumpuk di organ paru-paru serta dapat menyebabkan peradangan.

Selain itu, vape pen juga memiliki kandungan pelarut yang terdiri dari nikotin dan perasa. Dampak dari pelarut tersebut adalah iritasi pada paru-paru. Adapun beberapa penyakit yang dikaitkan dengan menghirup uap vapor adalah asma, diabetes, penyakit jantung dan stroke. Oleh karena itu, sebaiknya kamu lebih bijaksana dalam menyikapi dampak dari kandungan pada uap vape tersebut.

Demikian adalah beberapa hal yang perlu kamu ketahui dari jenis vape pen. Orang lain berhak memilih jenis vape lain yang mungkin berbeda dengan pilihan kamu. Tetapi, untuk menentukan vape pen terbaik yang cocok dengan yang kamu sukai, tentu saja kamu harus menyesuaikan dengan kebutuhan dan gaya hidup kamu sehari-hari.

0 komentar:

Posting Komentar